22.2 C
New York
19 July 2019
Life Style

Nokturia, penyebab orang sering berkemih malam hari

PicsArt_03-21-06.00.26

Jakarta (ANTARA) – Apakah Anda seringkali terbangun dua hingga enam kali dalam semalam hanya untuk buang air kecil atau berkemih? Jika iya, boleh jadi Anda mengalami kondisi nokturia yang mengganggu jam istirahat tubuh.

Lantas, apa itu nokturia? Nokturia merupakan suatu kondisi orang terbangun pada malam hari karena harus buang air kecil. Penyebab umum nokturia antara lain asupan cairan yang tinggi, obstruksi kandung kemih, dan gangguan tidur lain.

Seperti dilansir Medical News Today, Senin, nokturia dapat menjadi tanda gangguan kondisi kesehatan lain, termasuk prolaps kandung kemih, tumor kandung kemih atau prostat, dan gangguan lain yang mempengaruhi kontrol sfingter (otot yang mencegah aliran balik makanan dan asam dari perut ke dalam esofagus).

Wanita hamil, penderita gagal jantung atau hati, dan diabetes juga mungkin mengalami nokturia.

Seiring bertambahnya usia, tubuh kita menghasilkan lebih sedikit hormon antidiuretik yang memungkinkan kita untuk menahan cairan. Kehilangan hormon antidiuretik menyebabkan produksi urin lebih banyak pada malam hari.

Orang tua cenderung kehilangan kemampuan menahan kemih dan memiliki masalah medis yang berdampak pada kandung kemih.

Sebuah jajak pendapat National Sleep Foundation pada 2003 menunjukkan sekitar dua pertiga responden berusia antara 55 dan 84 tahun mengalami nokturia setidaknya beberapa malam per minggu.

Baca juga: Berkemih idealnya 4-5 jam sekali per hari

Penerjemah: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Related posts

Tips memulai diet rendah karbohidrat

Tyas

Kiat agar anak suka menyantap sayur

Tyas

Hari ini, Festival Satu Indonesia hingga pertunjukan seni

Tyas

Leave a Comment