Gaya Hidup Health

6 Dampak Buruk Dari Kebiasaan Tidur Terlalu Lama

Pewartasatu, Jakarta – Tidur merupakan kebutuhan bagi setiap makhluk hidup untuk kesehatan dan kebugaran esok harinya. Namun, sebagian orang mungkin terlalu menikmati tidur sehingga tidak sadar alarm berbunyi atau lupa ternyata sudah siang.

Waktu tidur cukup sendiri antara 8-9 jam, tetapi ada dua faktor yang dapat mempengaruhi seseorang bisa tidur terlalu lama yaitu, depresi dan status sosioekonomi rendah.

Selain itu, gangguan Hypersomnia dapat membuat orang tidur terlalu lama untuk pengganti waktu tidur yang tidak bisa dilakukan karena aktivitas atau hal lainnya. Serta gangguan Sleep apnea obstruktif biasanya menyebabkan seseorang untuk berhenti bernafas sejenak saat tidur.

Baca juga : Sering Makan Tengah Malam ? Inilah Bahaya Yang Akan Mengintai Kesehatan

Berikut 6 dampak buruk kesehatan yang akan muncul ketika kamu terlalu lama tidur seperti yang dikutip dari Hallosehat.

  1. Diabetes

Beberapa studi memperlihatkan bahwa  orang yang tidur terlalu lama akan cenderung mengembangkan penyakit diabetes.

  1. Penyakit Jantung

Dallm studi Kesehatan Perawat WebMD.com, studi tersebut melibatkan kurang lebih 72.000 wanita yang memiliki hasil bahwa wanita yang tidur 9-11 jam per malam serta 38 persen diantaranya akan menderita penyakit jantung koroner dibandingkan wanita yang tidur 8 jam per malam.

Namun, para peneliti belum bisa mengidentifikasi alasan hubungannya penyakit jantung dengan kebanyakan tidur.

Baca juga : Sarapan Terbaik Ini Menurunkan Berat Badan

  1. Cepat Lupa

Jika kamu tidur lebih dari 9 jam per hari, daya ingat otak akan melemah serta memperlambat fungsi sel otak.

  1. Depresi

Sudah banyak studi yang meneliti masalah ini, para ahli menyebutkan bahwa 15 persen penderita depresi suka tidur terlalu lama.

  1. Sakit Punggung

Sakit punggung terjadi karena kondisi kasur atau posisi tidur kamu tidak terlalu nyaman. Selain itu, terlalu lama tidur pun berdampak terhadap badan terasa sakit. Jika kondisi tersebut terasa sangat mengganggu, sebaiknya Anda konsultasi kepada dokter.

  1. Obesitas

Metabolisme tubuh akan berjalan lebih lambat ketika Anda sedang tertidur, sehingga kemungkinan Anda akan menderita obesitas. Dalam sebuah studi, orang yang tidur terlalu lama berisiko 21 persen lebih tinggi untuk terkena obesitas dari orang normal.

Foto : Pexels|JohnMarkSmith

Related posts

Benarkah ?, Jeruk Nipis Bisa Turunkan Berat Badan

Redaksi

Jangan luput pakai tabir surya di kelopak mata

Buku Harianku

ahmad

Leave a Comment