Aktual Kesra

Badan Informasi Geospasial Prioritaskan Percepatan Pengadaan Peta Dasar

 

Cibinong, PEWARTASATU COM – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa melantik Prof. Dr.rer.nat Muh Aris Marfai, M.Sc sebagai Kepala Badan Informasi Geospasial (BIG) yang baru. Pelantikan dilaksanakan secara hybrid di Kantor Kementerian PPN/Bappenas pada Rabu, 27 Januari 2021.
Aris Marfai dilantik sebagai Kepala BIG menggantikan Hasanuddin Zainal Abidin, dengan tugas dan fungsi sebagaimana tercantum dalam Perpres Nomor 94 Tahun 2011 tentang Badan Informasi Geospasial sebagaimana diubah dengan Perpres Nomor 127 Tahun 2015.
“Kita akan bekerja secara serius untuk percepatan pengadaan peta dasar yang menjadi suatu keharusan. Kami juga mendukung PP terbaru, yaitu PP Nomor 2 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Nama Rupabumi. BIG sangat berkompeten dan berperan dalam kesuksesan pelaksanaan PP tersebut,” ujar Aris Marfai usai dilantik.
Sementara itu, dalam sambutannya Suharso berharap Aris Marfai mampu memperkenalkan lembaga yang dipimpinnya ke masyarakat umum, khususnya pengguna data geospasial. Dengan dinamika yang terjadi, mulai dari berbagai kejadian bencana alam, dan pelemahan ekonomi global akibat pandemi covid, tugas BIG ke depan tidak semakin ringan.
“Sebagaimana kita ketahui, bahwa BIG adalah lembaga yang sangat strategis dalam mendukung program-program pemerintah. Produk utama berupa Informasi Geospasial (IG) sangat dinantikan keberadaannya oleh K/L dan Pemda dalam berbagai aspek, mulai dari perencanaan, pelaksanaan sampai pengawasan, namun juga oleh dunia usaha dan masyarakat.,” kata Suharso.
Dari aspek perencanaan pembangunan, lanjut Suharso, paradigma perencanaan THIS (Tematik, Holistik, Integratif, dan Spasial) menempatkan arti penting IG dalam posisi yang vital. Sehingga, keberadaan IG yang lengkap, mudah diakses dan dapat dipertanggungjawabkan merupakan suatu prioritas.
“Saya percaya, dengan kemampuan, pengalaman, networking, dan komitmen saudara yang telah terpilih melalui seleksi terbuka yang sangat ketat, Aris Marfai akan mampu membawa BIG menjadi lembaga yang penting dan diperhitungkan dalam mendukung pembangunan nasional,” tegasnya.
Suharso juga berpesan agar percepatan peta dasar skala besar, baik wilayah darat, laut maupun wilayah pantai menjadi prioritas utama yang tidak bisa ditawar lagi keberadaannya. Implementasi Satu Data Indonesia dan Kebijakan Satu Peta juga memerlukan upaya nyata.
Selain itu, pelayananan kepada daerah dalam percepatan penyusunan rencana tata ruang, dan pembinaan pada berbagai pemanfaatan IG oleh K/L, seperti mitigasi bencana, rekonstruksi dan rehabilitasi perlu dipercepat menggunakan metode yang tepat. Terakhir, dibutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang mencukupi, terobosan IPTEK, serta standar yang lengkap untuk mempercepat IG oleh BIG dengan struktur organisasi yang mendukung secara optimal.

“Penegakan prinsip-prinsip tata laksana yang baik (good governance principles) perlu menjadi perhatian utama. Mudah-mudahan kepemimpinan Aris Marfai akan membawa BIG lebih baik lagi dan tidak meninggalkan jejak-jejak yang kurang menyenangkan di masa yang akan datang. ” tuturnya.(Maulina)

Related posts

Ida Fauziyah Belum Optimal Benahi Kemnaker

Maulina Lestari

Pelaku Parekraf Kepulauan Riau Berkomitmen Tingkatkan Kepatuhan Protokol Kesehatan

Maulina Lestari

3,2 Persen Pasien COVID-19 yang Meninggal karena Hipertensi

Maulina Lestari

Leave a Comment