Featured Politik

Nevi Zuairina Berduka, Lima Korban Sriwijaya Air SJ 182 Warga Sumatera Barat

JAKARTA, Pewartasatu.com– Lima dari 62 orang dalam pesawat Boeing 737-500 Sriwijaya Air SJ 182 Bandara Soekarno-Hatta (Cengkareng) tujuan Bandara Soepadio (Pontianak) yang jatuh di Perairan Kepulauan Seribu Jakarta Utara, Sabtu (9/1) siang merupakan warga Sumatera Barat.

Anggota Komisi VI DPR RI dari Dapil II Provinsi Sumatera Barat, Hj Nevi Zuarina begitu mendapat berita jatuhnya pesawat dari Maskapai Sriwijaya di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta Utara dan lima diantara penumpang itu berasal dari Ranah Minang, tidak bisa menyembunyikan kedukaannya.

“Innalillahi wainna Illahi rojiun, ibu ucapkan saat kemarin sore tahu ada maskapai Sriwijaya Air lost contact dan dipastikan jatuh ke laut. Duka Dirgantara Negeri di awal 2021,” ujar Nevi Zuairina dalam keterangan pers yang diterima Pewartasatu.com, Minggu (10/1) petang.

Untuk mencari dan mengevakuasi korban, seluruh kekuatan dari SAR Gabungan sudah dikerahkan ke lokasi bencana. Meski kecil kemungkinan penumpang SJ 182 selamat, tetapi sebagai umat beragama tentu berharap ada keajaiban Allah SWT buat keselamatan penumpang di SJ182 itu. “Saya berdoa supaya Allah SWT berikan keajaiban untuk beri keselamatan pada korban di atas pesawat itu,” ujar Nevi.

Kepada keluarga, anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI ini berharap selalu tabah dan tawakal menghadapi musibah ini. “Keluarga korban harus kuat, tabah dan tawakal, kembalikan semuanya kepada Yang Maha Kuasa,” ujar Nevi.

Dan, kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) tentu harus bekerja keras menyingkap penyebab tragadi duka sangat mendalam Dunia Dirgantara Negeri Awak 2021. “Saya berharap KNKT sebagai lembaga berwenang menyelidiki bekerja keras dan maksimal mengungkap penyebab pesawat SJ182 jatuh,” ujar Nevi penerima tokoh keterbukaan informasi publik Sumbar 2020.

Politisi perempuan ini juga meminta doa dan dukungan semua pihak untuk Tim SAR Gabungan yang tengah mencari serta mengevskuasi apa saja terkait Sriwijaya Air. “Saya lihat di running berita TV, cuaca di peraiaran Kepulauan Seribu kurang bersahabat. Tentu menjadi kendala bagi Tim SAR Gabungan, semoga bapak-bapak kita dari Basarnas, TNI dan Polri juga masyarakat yang menjadi relawan diberi kekuatan untuk menemukan dan mengevakuasi para korban,” demikian Hj Nevi Zuairina. (fandy)

Related posts

Mahfuz: Gelora Pembelahan Sudah Mengarah ke Konflik Umat Islam vs Negara

akhir Rasyid Tanjung

Tiga Hari Diintai, Kejaksaan Tangkap Hermawan

Hasyim Husein

Mulyanto: Jokowi Harus Pikirkan Solusi Alternatif Bila Pemerintah Hapus Premium

akhir Rasyid Tanjung

Leave a Comment