Politik

PASANGAN CALON WALIKOTA DEPOK SANGAT BERIMBANG

Kiyai Haji DR Muhammad Idris, MA, walikota Depok. Foto / Risto.

Pewartasatu.com – Depok- Gaung Pilkada serentak, mulai menggema di kota Depok, pasangan calon walikota / wakil walikota yang sudah tuntas digodok oleh masing masing partai pendukung, kini menunggu pendaftaran.

Simpatisan partai golkar kota Depok Icang Sumantri, simpatisan PKS dan Gerindra, Baginda Siregar dan Dedek Suherman,serta Andi dari PAN, keempat Publik Pigor di kota Depok yang berdialog dan membahas pasangan calon walikota Depok Idris – Imam dan Pradi – Afifah, sangat berimbang, kata mereka di Posko diskusi Depok, Jumat (28/8).

DR. H. M Idris, dan H. Pradi, S.Kom, MMSi, pasangan walikota / wakil walikota Depok, hasil pilkada 2015, kini berpisah untuk merebut posisi walikota Depok periode 2021 -2025.

Mereka tampaknya sama kuat, kata Andi maupun Dedek dan Baginda Siregar yang membahas calon wali kota, sebagai kelompok diskusi hingga larut malam hari.

Menurut Andi, partai politik di kota Depok did popuga sudah menetap kan dukungannya kepada calon wali kota / wakil walikota kecuali partai Golkar.

Menurut sumber, pasangan Idris – Imam nampaknya didukung oleh PKS, DEMOKRAT, PAN. dan PPP dengan jumlah 21 kursi di DPRD dan pasangan Pradi – Afifah diduga didukung oleh Gerindra, PDIP, PKB dan PSI dengan jumlah 24 kursi di DPRD kota Depok.

Sementara Golkar yang meraih 5 kursi di DPRD Kota Depok, ” Wait and See, menunggu, pilihannya disampaikan ketika mendaftar ke KPU, ” ungkap simpatisan dan mantan pengurus Golkar pasti.

Kota Depok dengan luas wilayah 200.29 Km persegi terdiri atas 11 kecamatan, 63 kelurahan, 908 RW dihuni oleh penduduk sekitar 1.909.120 jiwa. Mereka bermukim di lingkungan Rukun Tetangga sebanyak 5233 (RT).

Pantauan wartawan, seminggu jelang akhir bulan Agustus 2020, nampaknya KPU sudah menyebar brosur kepada masyarakat kota Depok, memberitahu tentang PILKADA sekitar Desember tahun ini.

Calon walikota Depok Idris dan Pradi sebagai inkumben hanya 2 pasang saja. Ketika ditanyakan ke senior Golkar, kelompok diskusi,, apakah tidak bisa 3 pasang calon walikota Depok ? Tanya wartawan !

Menurut Andi dari PAN dan Icang, nampaknya calon walikota/wakil walikota Depok sudah disetting hanya ada 2 pasang saja, jadi calon wali kota / wakilnya yaitu Idris – Imam dan Prafi-Afifah sudah final.

Warga kota Depok yang akan menyalurkan hak.pilihnya, memilih calon walikota Depok periode 2021-2025 saat ini mulai mengikuti perkembangan calon walikota Depok, kata Syahrial tokoh perantau minang di Depok.

” Warga perantau, diharapkan siap memilih pilihannya pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) kota Depok, tanggal 5 Desember 2020, tahun ini, ” demikian Syahrial mengimbau warganya..

Related posts

Minta Baleg Tarik RUU HIP, Mulyanto: Harus Ada Kreteria RUU Masuk Prolegnas

akhir Rasyid Tanjung

Jokowi Paksakan Kehendak, Irwan: Fraksi Demokrat Tolak RUU Ciptaker Jadi UU

akhir Rasyid Tanjung

Wakil Ketua MPR RI: Persepsi Salah Terhadap PSBB Transisi Harus Segera Diluruskan

akhir Rasyid Tanjung

Leave a Comment