Aktual Featured Kriminal

Persiapan Mogok Nasional, 2 Motor Buruh Digasak Maling

ILLUSTRASI. Buruh yang tergabung dalam Aliansi Buruh Bekasi Melawan (BBM) kembali melakukan aksi unjuk rasa turun ke jalan,Rabu (17/11) menuntut kenaikan upah Tahun 2022. ( foto: KPOnline)

Jakarta.Pewartasatu.com – Bertempat di Omah Buruh Kawasan Industri EJIP, Cikarang Selatan, Bekasi, Sabtu (20/11),buruh yang tergabung dalam Aliansi Buruh Bekasi Melawan (BBM) melakukan konsolidasi akbar sebagai persiapan Mogok Nasional Desember mendatang.

Lebih dari 1000 buruh yang tergabung dalam Aliansi Buruh Bekasi Melawan (BBM) ikut hadir. Sebuah komitmen disepakati jika dalam perjuangan secara baik-baik tidak direspon pemerintah, maka mogok nasional menjadi pilihan yang tepat untuk melawan arogansi pemerintah.

Namun di tengah buruh melakukan konsolidasi dua motor sekaligus digasak maling. Mental-mental kriminal masih menjadi penyakit masyarakat.

Dari informasi yang diterima Media Perdjoeangan, motor yang digasak maling jenis motor honda beat. Salah satu motor yang hilang diketahui milik anggota PUK SPEE FSPMI PT. Nihon Seiki Indonesia.

“Ada dua motor beat warna merah putih tahun 2017 dengan plat nomor B 4506 FJU dan beat warna hitam corak hijau tahun 2019 dengan plat nomor B 4481 FTF,” kata buruh yang juga ikut konsolidasi, Sabtu (20/11).

Saat konsolidasi berlangsung, situasi di Omah Buruh dan sekitarnya sedang diguyur hujan deras, sehingga minim penjagaan di lokasi parkiran motor.

Crew OB Slamet bersama Team Omah Buruh lainnya setelah mendapat laporan dari Sukendi, salah satu peserta konsolidasi yang kehilangan motor langsung bergerak cepat, mengecek area parkiran untuk memastikan bahwa motor benar-benar hilang.

Setelah agenda konsolidasi selesai kurang lebih jam 17.30 WIB, Anggi sebagai salah satu pengurus Omah Buruh Forum Kawasan EDH (Ejip, Delta, Hyundai) membantu, menyarankan dan memfasilitasi untuk membuat laporan kehilangan di Kantor Polsek Cikarang Selatan.

“Dalam pembuatan berita acara kehilangan di kantor Polsek Cikarang Selatan berjalan dengan lancar dan Alhamdulillah jam 21.40 sudah selesai,” kata Anggi.

Sungguh terlalu, di saat buruh sedang berjuang menuntut kesejahteraannya masih ada saja maling yang tega menggasak motor milik buruh.

(Sumber: Koran Perjoeangan/Yanto)

Leave a Comment