Politik

Politisi Senior Fraksi Kebangkitan Bangsa Dukung Bulog Jadi Badan Pangan

JAKARTA, Pewartasatu.com– Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Mohammad Toha mendukung Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) menjadi Badan Pangan yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden RI sesuai amanat UU No: 18/2012 tentang Pangan.

Hal tersebut disampaikan politisi senior dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini disela Kunjungan Kerja (Kunker) Baleg DPR RI mengenai implementasi pelaksanaan UU 18/2012 tentang Pangan, di Kantor Gubernur Provinsi Jawa Tengah di Semarang, Rabu (27/1). “UU No: 18/2012 tentang Pangan mengamanatkan Pemerintah membentuk Badan Pangan. Saya mendukung, Perum Bulog menjadi Badan Pangan seperti dimaksud,” anggota Komisi VI DPR RI ini.

Menurut dia, Bulog berpengalaman mengelola persoalan pangan di sektor hilir dalam rangka menjaga stabilitas harga dan ketersediaan. Karena itu, jika nanti menjadi Badan Pangan, Bulog hanya tinggal menambah para ahli di bidang hulu. “Misalnya para profesor yang sudah menghasilkan banyak penelitian tentang pangan, pupuk dan penganekaragaman pangan dilibatkan penuh,” papar Toha.

Wakil rakyat dari Dapil V Provinsi Jawa Tengah tersebut menegaskan, saat ini mendesak untuk segera dibentuk Badan Pangan agar dinas-dinas pangan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota bisa segera terkonsolidasi
“Di Jawa Tengah misalnya, meski Badan Pangan nasional belum dibentuk, Pak Ganjar Pranowo, sebagai gubernur sudah membentuk Dinas Pangan,” ucap Toha.

Wakil rakyat yang membidangi Perindustrian dan Perdagangan tersebut juga menyampaikan, DPR sangat terbuka untuk menerima masukan dari masyarakat terkait pembentukan Badan Pangan tersebut. “Apa nantinya DPR mengusulkan Bulog sebagai Badan Pangan? Kita terbuka untuk menerima saran dari stakeholder mengenai hal itu,” demikian Mohammad Toha. (fandy)

Related posts

Politisi Muda Demokrat Sebut Gaya Jokowi Tanggulangi Covid-19 Gitu-gitu Saja

akhir Rasyid Tanjung

Vaksin Nusantara, Mulyanto: Terawan Harus Diperlakukan Sama Dengan Peneliti Lain

Amin: Butuh Diplomasi Agar Saudi Akui Vaksin Digunakan Indonesia

akhir Rasyid Tanjung

Leave a Comment