Featured Health Papua Membangun

Satgas Covid-19 Ajak Warga Papua Kembali Gunakan Masker

Juru Bicara Satgas Covid-19 Papua, Silwanus Sumule, menyerukan warga Papua kembali pakai masker.//Foto: papua.go.id

JAYAPURA. Pewartasatu.com – Perkembangan kasus Covid-19 di Bumi Cenderawasih terus mengalami tren peningkatan dalam beberapa bulan terakhir.

Dimana angka kasus aktif sebagaimana data Satgas Covid-19 Papua hingga 26 Juli, kini mencapai 34 kasus.

Terkait kondisi ini, Juru Bicara Satgas Covid-19 Papua, Silwanus Sumule mengimbau warga Papua agar kembali memakai masker di ruang terbuka, disamping kegiatan tracing dan testing yang kini mesti ditingkatkan kembali pemerintah provinsi, kabupaten dan kota.

Sementara wilayah Kota Jayapura perlu diberikan perhatian khusus terkait pencegahan penularan Covid-19, lantaran kenaikan kasus aktif dalam sepekan ini yang mengalami peningkatan dua kali lipat.

“Perlu perhatian khusus untuk Kota Jayapura, karena peningkatan kasus aktif COVID-19 dalam satu minggu itu naik dari 7 kasus pada 20 Juli menjadi 17 kasus di 26 Juli 2022,” jelas Silwanus di Jayapura Rabu (27/7).

Silwanus mengajak masyarakat agar kembali saling mengingatkan akan pentingnya menjaga jarak dalam bersosialisasi. Sebab pencegahan penularannya virus tersebut yaitu dengan mengurangi interaksi sosial antara satu dengan lainnya, baik di ruangan tertutup maupun terbuka.

“Ya, kalau pun terpaksa tetap kita laksanakan prokes, baik selalu pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak. Tentunya kita terus ajak berbagai pihak untuk melakukan edukasi masif dan terus menerus tentang upaya pencegahan karena pandemi belum berakhir,” tegasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Papua, Robby Kayame mendorong warga menerapkan protokol kesehatan ketat dan mengikuti vaksinasi Covid-19. Sebab vaksinasi sampai dengan dosis ketiga, merupakan salah satu upaya mencegah penularan Covid.

“Dan tentunya disini kiat juga mendorong media membantu kita tentang pentingnya vaksinasi untuk mengantisipasi gelombang Covid susulan,” tandasnya. ***

Leave a Comment