Politik

Telan Korban Jiwa, Demokrat: Jokowi Harus Cepat Respon Bencana di Sulbar dan Kalsel

JAKARTA, Pewartasatu.com– Politisi muda Partai Demokrat, Irwan Fecho meminta Pemerintah pimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) harus cepat merespon bencana gempa yang terjadi di Sulawesi Barat serta banjir di Kalimantan Selatan yang tidak hanya menelan korban harta benda tetapi juga nyawa manusia.

“Saya turut berduka atas bencana gempa dan banjir ini, semoga korban meninggal diterima di sisi Yang Maha Kuasa dan mereka yang tinggal diberi kesabaran dan ketabahan,” kata Irwan dalam keterangan tertulisnya yang diterima Pewartasatu.com, Sabtu (16/1),

Pemerintahan Jokowi, kata anggota Komisi V DPR RI itu, harus responsif terhadap bencana gempa di Sulawesi Barat dan banjir di Kalimantan Selatan. Jangan dan lalai penyelamatan korban walau Pemerintah sedang fokus kepada penanganan Covid-19.

Dikatakan, ada ribuan warga yang terendam banjir 2-3 meter di Kalimantan Selatan dan korban meninggal serta luka-luka di Sulawesi Barat akibat dari gempa belum lagi kerugian materil harta, rumah dan lain-lain.

Sekarang, pertanyaannya Pemerintah Pusat sudah respon apa? Menteri-menteri terkait sudah statement apa? Lakukan apa? Jangan diam. Sampai sekarang belum ada menteri yang ke lokasi bencana?

“Pak Jokowi harus evaluasi sistem mitigasi bencana dan penanganan pasca bencana di tanah air. Kita selalau terlihat gelagapan antisipasi bencana begitupun cara menanganinya,” ungkap Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat 2020-2025 tersebut.

Dikatakan, updating data kemampuan lahan, kesesuaian lahan secara priodik harusnya tersedia. Peta rawan bencananya bagaimana? Rawan banjir? Rawan longsor? Rawan gempa? Apakah masyarakat bisa akses setiap saat informasi itu sehingga ada kesiapan dan kesadaran untuk lebih respect pada alam dan lingkungan. (fandy)

Related posts

Terkait Pilkada Serentak Desember 2020, LaNyalla Ingatkan Ketua KPU dan Bawaslu

akhir Rasyid Tanjung

Suryadi: Fraksi PKS DPR RI Beri Catatan Soal Kenaikkan Tarif Tol Jakarta-Cikampek

akhir Rasyid Tanjung

Mulyanto: Sangat Tidak Pantas Saat Negara Surplus, Masih Banyak Desa Dialiri Listrik

akhir Rasyid Tanjung

Leave a Comment