Aktual

Transjakarta Siapkan Wastafel dan Masker Gratis untuk Difabel

JAKARTA, PEWARTASATU.COM — Memasuki hari ke lima pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total di DKI, PT Transjakarta (Tj) memberikan sejumlah layanan bagi penyandang disabilitas.

BUMD ini menyediakan masker dan wastafel portabel di halte-halte Tj yang tersedia. “Masker, wastafel portabel ini dirancang khusus sehingga ramah digunakan oleh pelanggan disabilitas,” jelas Direktur Pelayanan dan Pengembangan PT Transjakarta, Achmad Izzul Waro, kemarin.

Ia menyebut ada 1.000 masker yang disediakan untuk pelanggan disabilitas, di mana masker tersebut didesain khusus dengan tampilan depan transparan agar memudahkan dalam berkomunikasi. Pembagian masker ini rencananya akan dilakukan di seluruh halte-halte disabilitas.

Selain itu, PT Transjakarta juga menyediakan wastafel portabel di 100 halte yang difokuskan pada halte-halte disabilitas milik Transjakarta.

Dikatakan Achmad Izzul, seluruh pijakan wastafel dibuat lebih rendah sehingga memudahkan pengguna kursi roda ketika menggunakan wastafel portabel tersebut. Untuk tahap awal, wastafel portabel ini sudah tersedia di empat halte Transjakarta yakni, Halte Sunan Giri, Halte Wali Kota Jakarta Timur, Halte Pasar Kramat Jati, dan Halte Rumah Sakit Islam.

Selain memberikan masker dan menyediakan wastafel portabel, PT Transjakarta juga akan melengkapi segala bentuk informasi terutama informasi Passengger Information System (PIS) yang akan dilengkapi bahasa isyarat. Setidaknya akan terpasang di 247 PIS yang akan dilengkapi bahasa isyarat.

“Tentu harapannya agar bisa memudahkan pelanggan terutama pelanggan disabilitas ketika menggunakan layanan Transjakarta terutama di saat pandemi seperti saat ini dan tetap terinformasi info-info terbaru dari Transjakarta,” tandasnya

Jam Operasional
Terkait pelaksanaan PSBB, sejumlah operator transportasi di Jakarta juga mengubah jam operasionalnya sesuai keputusan Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan. Lewat SK Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Nomor 156 tahun 2020 tentang Juknis PSBB Bidang Transportasi, terdapat aturan pembatasan jumlah penumpang dan waktu operasional MRT, LRT dan KRL Jabodetabek dan bus Transjakarta selama pelaksanaan PSBB Total ini.

Untuk armada bus Transjakarta untuk tenaga kesehatan dengan jam operasional mulai pukul 20.00 hingga pukul 23.00, dengan headway antara 20 sampai 30 menit. Untuk MRT maksimal 60 orang per gerbong, LRT 30 orang per gerbong, KRL Jabodetabek 74 orang per gerbong, dan kereta api jarak jauh antara 25 sampai 30 orang per gerbong tergantung kelas.

Untuk bus Transjakarta ukuran kecil maksimal 15 orang per bus, ukuran sedang 30 orang per bus dan ukuran besar 60 orang per bus. Jam operasional bus Transjakarta pada 14-20 September mulai pukul 05.00-20.00, dan untuk tanggal 21 September hingga informasi selanjutnya mulai pukul 05.00-21.00.

Sementara untuk jam operasional MRT untuk tanggal 14-16 September mulai pukul 05.00-22.00, tanggal 17-20 September mulai pukul 05.00-20.00, dan tanggal 21 September hingga informasi berikutnya mulai pukul 05.00-19.00.

Untuk jam operasional LRT tanggal 14-16 September mulai pukul 05.30-21.00, tanggal 17-20 September mulai pukul 05.30-20.00 dan tanggal 21 September hingga informasi berikutnya pukul 05.30-19.00.

Jam operasional KRL Jabodetabek pada tanggal 14-16 September mulai pukul 05.00-21.00, tanggal 17-20 September mulai 05.00-20.00 dan tanggal 21 September hingga informasi berikutnya pukul 05.00-19.00.

Selain moda transportasi tersebut, SK ini juga mengatur kuota angkut dan jam operasional angkutan umum regular, angkutan perairan dan angkuran barang.

Pelanggaran terhadap PSBB bidang transportasi akan dikenakan sanksi sesuai Pergub DKI Jakarta Nomor 79 Tahun 2020 Tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19. (fenty)

Related posts

Hadapi Pandemi Covid-19, Pentingnya Libatkan Anak dalam Proses Penyusunan Kebijakan

Maulina Lestari

25 persen ASN positif, Pemprov Papua segera berlakukan bekerja dari rumah

Maulina Lestari

Mohammad Amin : Tata Suara Memainkan Peranan Penting Dalam Pertunjukan Langsung

Maulina Lestari

Leave a Comment